08 November 2009

One Year Later

Thank's God for this Sunday! Akhirnya aku dan teman-teman KKN Unit 96 Pacing bisa balik lagi ke desa tempat kami menghabiskan dua bulan bersama sekitar setahun yang lalu. Walaupun, kali ini yang bisa ikut hanya delapan orang (dari total 25 orang), acara "pulang desa" kami kali ini seru banget. pssst, tadinya aku sempet gak jadi ikut.hehehe...

Sebelum bertandang ke Desa Pacing yang belokasi di Kecamatatan Wedi, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ini, kami sengaja membeli bakpia dan yangko sebagai buah tangan untuk bapak/ibu pondokan kami. Oleh-oleh sudah di tangan, kini saatnya meluncur ke Pacing!!



Subunit (dukuh) yang menjadi persinggahan kami yang pertama adalah Karang Asem. Tidak ada perubahan yang mencolok di rumah ini, kecuali ruang tamu yang semula kosong sekarang sudah dipenuhi dengan beberapa furniture.
Oh, iya..di bagian samping rumah ini ada kandang sapinya. Kalau setahun yang lalu, di kandang ini masih ada pedet (anak sapi), tapi sekarang sapi-sapinya sudah tinggal yang gede-gede dan total ada 10 sapi. Kalau per ekornya dihargai sekitar Rp. 8.000.000, tinggal dikali 10 deh. Bayangakan Bapak yang punya rumah ini bisa dapat duit berapa pas Hari Raya Kurban nanti.. Pengen deh Pak, kecipratan dikit..hehehe.
Di rumah Pak Sumanto ini, kami disuguhi mangga yang baru dipetik, peyek, dan juga soft drink. Kami yang setengah kelaparan sudah pasti sangat senang..hehehe.
Dari rumah ini, kami kemudian menyambangi rumah Pak RT tempat teman-temanku yang dulu tinggal di Karangasem menikmati makan dan minum yang enak-enak selama KKN. Untuk di dukuh ini, antara tempat menginap dan makan memang tidak dalam satu rumah yang sama, berbeda dengan dua dukuh yang lain. Hidangan untuk kami di rumah ini tidak kalah "heboh", ada es krim (rasanya alami banget, plus ada campuran kweni, dan mutiara), wafer, dan kue-kue kering. Ngborol-ngobrol kelar, kami pun beranjak ke subunit kedua di Dukuh Pacing.

Nah, rumah di Dukuh Pacing ini lah yang dulunya aku tempati. Senang banget deh bisa kembali ke rumah ini lagi menjumpai Bu Ami dan Yoga. Sesuai perkiraan kami, Ibu sudah menyiapkan menu spesial untuk kami, apalagi kalo bukan sambel, ikan goreng, sayur asem, dan yang pasti krupuk!!! hahaha... Di sini kami mendapat suplai mangga yang gak kalah banyaknya dari yang di Karangasem. Malah, di sini mangga kami tersaji dalam keadaan dingin. Kayaknya Ibu memang sudah sengaja, dari pagi mangga-mangganya sudah dimasukkin ke kulkas dulu.
Puas makan, ngobrol-ngobrol soal masa lalu (ceileh!), melacur soal pendadaran, dll kami pun pamit untuk pulang soalnya masih ada satu subunit lagi yang harus didatangi.
Hanya sekitar lima menit dari rumah di Pacing, kami pun sampai di subunit terakhir, yaitu Dukuh Tegalsari. Dan kami baru menyadari bahwa kami lupa foto-fotoan di rumah yang di Pacing!!! hahahaha... mau balik lagi, udah nanggung, akhirnya kami puas-puasin foto di sini saja. hehehe...
Di rumah ini pun, kami masih disuguhi bermacam camilan dan minuma. Hanya saja, insiden kecil bikin aku ilfeel. Ada serangga di dalam minuman yang kutuang dari ceret. huhuhu.. maaf ya Pak, Bu, minumannya gak bisa kuhabisin.
Hari pun beranjak malam, and it's time to go back to Jogja. tapi, dasar kami masih lapar plus masih kangen juga, akhirnya kami setelah sampai di Jogja, kami mampir lagi di Bakso Lombok Ulek di daerah Jakal. dan, makan lagi!!! yeeeyyy....!! Senangnya lagi, semua makanan kami gratis alias kami ditraktir oleh teman kami, Bangkit, sebagai traktiran kelulusannya. Thanks 'Kit...

Intinya, hari ini kami sangat senang. Walaupun, cerita yang sama sudah berulang kali kami bahas, entah kenapa kami tidak bisa berhenti untuk tertawa saat mengingatnya. Dan, kami pun sudah berjanji untuk main lagi di hari Sabtu minggu depan. Rencananya sih kita mau karaoke. Yuuuuuk....mauuuuu.... See ya my friends....


di dalam rumah di Karangasem


di depan rumah di Karangasem


pose gila di Tegalsari


pose gak jelas


pose sok cool (apaan coba?!) hehehe...


Udjo and kids of Tegalsari


only men.


di Bakso Lombok Ulek

No comments: