19 September 2011

HOLA!!

hey!! i'm back!!

tapi ceritanya nanti dulu ya.
kesibukan dan tugas kantor yang bejibun selalu jadi penghalang untuk meng-update blog ini.
ah, tapi sebenarnya itu bukan alasan ya. :p

baiklah, mari bertemu di tulisan-tulisan lainnya.
can't wait to share "that"story in this blog.



peace,
-dame-

22 August 2011

BukBer

Hai..hai.. Tak terasa ya bulan Puasa akan berakhir dalam hitungan hari. hayo, udah bolong berapa kah puasa kalian?? hehehe..

Sebagai umat Nasrani memang saya tidak menjalankan puasa. Tapi, urusan BukBer alias Buka Bersama, saya mungkin termasuk yang paling rajin, lho. hahaha!!! Entah kenapa, bagi saya dan teman-teman saya yang sekarang berstatus "pekerja kantoran" ini , momen puasa, pulang cepat, jalanan macet menjadi semacam alasan yang tepat untuk menghabiskan sedikit waktu dengan teman, maupun rekan. Kan kalo hari kerja biasa (bukan pusa), agak susah tuh untuk mengatur waktu ketemuan "after office hour". pasti ada lembur lah, urgent matter lah, bla bla bla... Mau ketemuan di weekend, pasti juga sudah punya agenda masing-masing. Nah kebetulan di bulan puasa, hampir semua orang kayaknya pulang cepet, jadi lah kegiatan buka puasa menjadi lebih mudah untuk dilakukan. :)

Oh ya kembali ke topik mengenai "rajin"nya saya berbuka puasa bersama, saya mau kasi liat beberapa foto kegiatan bukber saya selama bulan Agustus ini.





Ini acara buka bersama di Bulan Puasa ini. Kalo gak salah ini tanggal 2 Agustus 2011. Pesertanya adalah alumni Sastra Jepang UGM angkatan 2002, dan 2004. selain acara buka bersama, acara makan-makan di Restoran Melt, di Gedung BRI ini juga sekaligus farewell party untuk Emma chan. Dia mau balik ke kampung halamannya. Katanya sih mau berbakti sama orang tua, gak tau ya kalo alesannya sebenarnya mau berbakti sama suami. Ehem!! :p Anyway, it always fun to meet UGM members. It always loud and full of laugh.





Nah, kalo yang ini acara buka bersama cewek-cewek TTI di tanggal 5 Agustus 2011, di Warung Kita, Citywalk. kalo diliat-liat sih ini lebih ke bukbernya cewek-cewek HRD & GA Dept. soalnya dari yang dari dept lain cuma satu orang. hihihi... Duh, di warung ini menu makanannya porsi aku banget deh.soalnya banyak!! hahaha!

setelah hari bukber ini, dua hari kemudian aku ada buka bersama sama Vita chan, Roy, adikknya Vita si Dewi, dan pacarnya Dewi. Waktu itu kami janjian ketemu di GI, trus buka bersama di Radja Ketjil, Skydining Plaza Semanggi. :)


Nah, kalo yang buka bersamanya aku, Mba Hatu sama Roy (lagi!) di Sushi Tei, Plaza Indonesia. :) Seperti biasa, kalo ada Roy, kami si cewek-cewek centil, selalu siap menjadi model untuk difoto. Lagi-lagi, pada bukber kali ini saya makan BANYAK. hahahaha!!!





Agenda bukber berikutnya adalah makan-makan di Ayam Goreng Ny. Suharti di Jalan Tendean, Mampang. Kali ini perserta bukbernya adalah seluruh staff GA-HRD TTI, termasuk driver. Yang bikin jadi agak resmi, direktur kami juga join. Untungnya pas bukber ada Mr. U yang cute, yang sengaja diajak oleh Mr. Kim supaya aku bisa makan bareng sama si Mr. U itu. Udah gitu Mr. Kim sengaja ngasi tempat duduk aku sama si Mr. U sebelahan lagi. hahaha!! peluk Mr. Kim deh!! Ya, lumayan lah at the end of our dinner, me and him shared a cup of ice cream. Nice!!

Jeng-jeng! giliran cewe-cewek Kos Gantar yang buka bersama di tanggal 18 Agustus 2011, di Susgi Tei, Plaza Indonesia. Oh ya sebelum ini kamu juga udah bukber di Rice Bowl, Plaza Semanggi. Tapi waktu itu gak sempat fotoan. Makanya yang sekarang kami wajibkan untuk berfoto! hahaha!!
Sebenernya waktu itu, kami "galau" memutuskan mau makan di mana, antara di Sushi Tei atau Pancious. Tapi, karna si Ceu Anggie lagi ngidam sushi, jadilah kami berbuka di Sushi Tei.

Berhubung kami masi pengen nyoba Pancious, akhirnya kami janjian lagi deh untuk bukber di hari Minggu-nya. tepatnya di tanggal 21 kemarin. hehehe...
Liat deh pancake-nya Pancious, bikin lidah bergoyang-goyang plus ngenyangin banget! Dua cewek di bawah ini sampe gak bisa ngabisin. Kalo cewek yang satu lagi (we know who), sudah pasti habis dong! hahaha....





Buseeettt! lumayan "sibuk" juga ya aku di bulan Puasa ini. di sisa seminggu hari efektif bekerja, saya masih menyisakan dua agenda buka bersama. Hari ini, sore ini dengan teman-teman SMA, dan besok dengan Presiden Director kami plus ISO Team.

Kalo udah gini, perut buncit.. apa ituuu?? hahaha!!
Yuk ah, saya cap cus dulu..
Teman-teman saya udah pada nunggu nih..

Love,
dame

15 August 2011

Falling in Love with The Body Shop's Product

Jangan tanya ke mana saja saya selama ini, sampai-sampai blog ini dibiarkan tak terurus.. :p
Saya masih di Jakarta, masih bekerja di Toyota Tsusho Indonesia, masih dengan kondisi yang sama, tidak berubah.. :)

Hari ini secara sengaja, saya melakukan "kunjungan" ke blog seorang teman. Di blognya dia menulis bahwa salah satu melatih kecerdasan adalah dengan menulis (paling enggak di blog), minimal dua hari sekali. Karena terpacu oleh kata-katanya, hari ini pun saya memutuskan untuk menambah sebaris dua baris kata-kata di blog ini. semoga saya bisa mengikuti jejak teman saya itu untuk konsisten menulis di blog. hehehe...

Jadi, untuk kali ini saya mau bercerita tentang pengalaman saya menjadi member sebuah produk kecantikan dan perawatan kulit, yaitu The Body Shop. Kalau mau tahu sejarah lengkap The Body Shop, silakan teman-teman mencari sendiri melalui Mbah Google dan Mba Wikipedia ya. Nqah, kali ini saya ingin menceritakan pengalaman pribadi saya yang menurut saya sih sangat perlu untuk di-share ke teman-teman semua. :) So, let's start the story..

Kalau gak salah, sih kejadian ini sudah terjadi sekitar setengah tahun yang lalu. Awalnya saya yang mulai menetap di Jakarta, mulai kesulitan mencari produk perawatan muka yang cocok dengan kulit saya yang cenderung bermasalah ini (baca: berminyak dan berjerawat). kenapa? Karena selama kuliah di Jogja, saya menggunakan produk perawatan dari dokter. Berhubung si dokter hanya berpraktik di Jogaja, awal-awal saya menetap di Jakarta, saya masih rutin melalukan pembelian jarak-jauh via pos. Tapi, rasanya lama-kelamaan jadi kurang praktis gitu, dan saya punmulai mencari-cari produk apa yang dijual bebas di pasaran, tapi bisa dipercaya dari segi kualitas dan track record produknya bagus. Nah, setelah tanya kanan-kiri, saya pun menjatuhkan pilihan pada The BodyShop (TBS).

Kemudian, berdasarkan masukan yang saya terima dari teman-teman dan juga setelah keterangan yang tertera di badan produk, tanpa ba-bi-bu saya belilah produk perawatan kulit pertama saya dari TBS, yaitu Tea Tree Skin Clearing Lotion, yang gambarnya seperti di bawah ini:

Ternyata, setelah saya pakai kurang-lebih selama tiga minggu, saya merasakan ada yang gak beres dengan kulit saya. Habis make lotion ini, kulit terasa perih, pedih, panas, gak nyaman gitu lah. Karena merasa ada yang gak beres, iseng-iseng saya coba sms ke no customer care-nya The BodyShop Indonesia (sayangnya saya lupa no.nya..hehehe). Lalu, hanya dalam hitungan jam, ada balasan dari pihak TBI. Waktu itu, person in charge yang menlayani pertanyaan saya adalah Mbak Rani. Setelah melalui beberapa kali sms konsultasi, akhirnya saya mendapat penjelasan bahwa efek kurang nyaman yang saya alamai berhubungan dengan pemakaian produk dari dokter selama ini. jadi, beberapa produk dokter yang saya gunakan mengandung terlalu banyak asam (acid) yang menimbulkan penipisan lapisan kulit terluar saya. sehingga, pada saat pakai produk dari TBS, kulit saya terasa panas, dsb. Di lain sisi, produk TBS yang saya gunakan ternyata tidak cocok dengan kondisi kulit saya. Ada jenis lain dari produk TBS yang menurut Mbak Rani lebih pas untuk masalah kulit yang saya punya.
Wah, saya rasanya senang bgt daper penjelasan seperti ini. Tapi, ternyata konsultasi by sms saja dirasa kurang. Mbak Rani pengen lihat langsung kondisi kulit saya. Jadi, saya pun diundang lunch. :)

Waktu kami lunch bareng di Plaza Semanggi, Mbak Rani ditemani oleh salah seorang staff senior di bagian pengembangan produk. waduh, namanya si saya lupa, tapi saya inget banget, si ibu ini kerjanya mencoba-coba produk The Body Shop sebelum dikeluarkan di pasaran Indonesia (kalau saya salah mohon dimaafkan, karena saya sedikit lupa. :p)
Dari penjelasan beliau berdua, ternyata ya memang ada efek dari penggunaan produk dokter dan saya salah pilih produk. Berdasarkan saran mereka berdua, sebaiknya saya beralih ke varian Seaweed yang memang diperuntukkan untuk kulit berminyak dan kombinasi seperti punya saya. :)

Oh ya, senangnya lagi..pada saat konsultasi dengan dengan Mbak Rani dan si ibu, saya diperbolehkan untuk menukarkan lotion Tea Tree saya dengan produk Seaweed lain yang harganya hampir sama. Selain itu, dari mereka berdua saya mendapat tips ketika membeli produk di gerai The Bodyshop, yaitu "Jangan ragu untuk meminta contoh/ sampel produk kepada petugas yang menjaga. Khusus untuk produk face cream atau facial wash, kita bisa meminta sampelnya dalam bentuk tube kecil, untuk kita gunakan secara berkala agar kita bisa mengetahui apakah produk tersebut cocok atau tidak, menimbulkan efek samping atau tidak. Kalau sudah cocok, barulah kita membeli dalam ukuran yang sebenarnya". Sayapun diberi sampel produk Seaweed dalam bentuk tube yang kecil-kecil sesuai petunjuk mereka. :)

Dan benar saja, setelah rutin memakai produk dari Seaweed kulit saya terlihat lebih segar, kenyal-kenyal gitu, da jerawat-jerawat pun jarang mampir! Beneran, lho.. :)
Ini nih contoh produk dari Seaweed yang sekarang rutin saya pakai.


Scrub, Toner, dan Face Cleanser

Selain itu sebagai tambahan, saya juga masih pakai produk dari varian Tea Tree, tapi hanya masker dan Facial Washnya. :)

Oh ya, pada saat makan siang, secara khusus saya bertanya, kenapa mereka berdua mau repot-repot untuk menemui saya, sampe menraktir makan pula. si Ibu yang satu menjawab dengan bijak, "Mba Dame, saya tahu Mbak Dame dan konsumen kami yang lain sudah membayar dengan harga yang mahal untuk membeli produk kami. Jadi, kami bertanggung jawab untuk memastikan bahwa semua pelanggan kami mendapat hasil yang maksimal dari produk kami". Uhhh...seneng banget gak sih dengernya? Ternyata saya dan jutaan pelanggan yang lain begitu berharga untuk mereka. Nah, sejak saat itu lah saya menjadi pelanggan tetap The Bodyshop Indonesia.

Sekali lagi, ini bukan postingan untuk promo. Sekedar berbagi info untuk teman-teman. Siapa tau bisa berguna.

Salam,

dame

21 March 2011

THAILAND













Bangkok, 6-10 Maret 2011.


30 November 2010

A Man From The Past







Perkenalkan, namanya Raul Gonzales Blanco. Hari ini, tepat beberapa detik yang lalu, saya tiba-tiba teringat akan kenangan saya bersama pemilik senyuman indah ini. Dia memang tak pernah mengenal saya secara langsung. saya pun begitu. Tapi, apa yang sudah dia "tinggalkan" untuk saya, tidak bisa saya lupakan begitu saja.

Pertama kali aku mengenal dia ketika aku masih duduk di bangku kelas 6 SD. di acara televisi khusus sepak bola yang sedang kutonton, ia menjadi profile utamanya. mungkin, ini yang dinamakan "suka pada pandangan pertama" karena sejak saat ini aku mulai rajin mengumpulkan segala informasi tentang dia, termasuk mengoleksi gambar ataupun poster yang memuat gambar dirinya.

Dari Raul juga aku mulai mencintai sepak bola. hampir setiap pertandingannya aku tonton. demi dia aku rela begadang sampai tengah malam, bahkan tak tidur seharian pun aku lakukan demi menyaksikan sosoknya bertanding. karena mulai kecanduan bola, pertandingan dari liga negara lain pun mulai aku ikuti. ya, semuanya berawal dari Raul.

kecintaanku pada pria ini pun yang menuntunku pada beberapa perbuatan yang "aneh-aneh". dulu, ketika aku masih berstatus siswi SMP, aku rela menahan malu hanya untuk masuk ke kamar teman sekolahku (cowok), dan mengambil poster Raul yang tertempel di dinding kamarnya. Padahal saat itu, di rumahnya lagi ada mamanya, dan tentu saja si Tante bingung karna ada sesosok wanita yang nyeloning masuk. =) Lain waktu, saya pernah mengambil majalah olahraga milik perpustakaan sekolah karena di majalah itu lagi ada posternya Raul banyak banget (lagi edisi poster). Mungkin kalau saat itu saya ketahuan, saya sudah dipecat jadi murid. hehehe...

Sayangnya, semakin ke sini semakin jarang saya bisa menikmati bola, dan juga Raul tentunya. Berita terbarunya pun sudah tidak pernah saya ikuti lagi. Ah, saya jadi kangen saat-saat saya begitu tergila-gila padanya. Hmmm, ini kali ya yang namanya "berubah"?

dan sekarang, untuk mengobati kerinduanku padanya, aku memasang wajah si tampan ini sebagai wallpaper Desktop untuk PCku di kantor.

Raul, ti amo.



30 September 2010

Antara Jogja, UGM, CheRits, dan Saya







Tanggal 17-20 September yang lalu, saya pulang ke kampung halaman kedua saya, JOGJA. Misi kepulangan saya kali ini yang pertama tentu saja untu mengunjungi adik saya tercinta, kedua untuk bertemu sahabat-sahabat saya, dan ketiga untuk bersilaturahmi dengan teman-teman saya dari CheRits, oh ya masih ada misi keempat, yaitu menjadi agen titipan teman-teman kantor yang lagi tergila-gila sama bakpia merk "KURNIA". *geleng-geleng*

Untuk misi pertama dan kedua, tak perlu diceritakan lewat foto. Karena sudah bisa ditebak kegiatan saya bersama adik dan sahabat-sahabat saya sudah pasti tidak jauh dari makan, karaoke, dan shopping!! tapi, walaupun kegiatannya masih itu-itu saja, tetap saja ada nuansa yang berbeda pada saat aku berkumpul dan bersenang-senang dengan mereka. ^_^

Nah, untuk misi yang ketiga, kebetulan ada foto yang cukup lucu dan cukup berkesan yang bisa saya tampilkan di sini (fotonya yang di atas). Jadi, ceritanya foto ini diambil ketika saya bersama beberapa orang teman UGM, dosen UGM, dosen Ritsumeikan University, dan seorang mahasiswa Rits Univ makan malam di Pizza Hut, Tugu sebelum kami menuju Desa Kalakijo untuk menghadiri malam Syawalan dengan penduduk setempat.

Nah, pas lagi menunggu orderan datang, terinpirasi dari melihat beberapa anak kecil yang minta balon ke mbak-mbak waitress PH, kami pun (yang notabene sudah tua-tua) gak mau ketinggalan minta balon juga. Parahnya, seorang gak cukup dengan satu balon, tapi dua balon sekaligus. Satu di kepala, satu lagi yang bisa dibawa-bawa, yang bentuknya anjing. ^_^
Ternyata pas udah jadi, fotonya lucu juga ya.

ah, jadi kangen teman-teman lagi. kangen Jogja lagi. kangen Cherits lagi... huhuhuhu...


30 August 2010

Sepatu, Shoes, Kutsu, Schoen, Chaussure







Sepatu, Shoes, Kutsu, Schoen, Chaussure or Whatever




Mau apapun kata atau sebutan untuk benda yang satu ini, tetap saja aku tergila-gila kepadanya. Entah kapan tepatnya aku mulai jatuh cita pada SEPATU. Tapi, bisa dibilang sejak SMP atau SMU aku sudah mulai memilih sendiri jenis sepatu apa yang kusuka, termasuk sepatu itu nantinya mau kupakai ke mana, tidak lupa mau dipakai bersamaan dengan pakaian yang mana.


Kalau dirunut ke masa lalu dan dicari sebab-musababnya kenapa aku mulai menyukai sepatu, mungkin salah satu pencetusnya adalah kebiasaan bapakku yang gemar mengoleksi alas kaki ini. beliau memiliki beragam jenis dan warna sepatu di rumah kami. bahkan, beliau memiliki beberapa koleksi yang agak "nyeleneh" dan nyentrik, misalnya sepatu boots tinggi ala koboi. dan mungkin dari sinilah, aku pun mulai tertular untuk suka sama sepatu.


Menginjak kuliah, ketika aku semakin bebas untuk menetukan jenis sepatu apa yang ingin kupakai, aku pun semakin rajin membeli berbagai macam sepatu. kebiasaan ini terus berlanjut sampai aku bekerja sekarang. =)
Tapi, entah mengapa sejak dulu, aku tidak pernah awet memakai sepatu. Umur sepatuku paling lama hanyalah 3 bulan. Kalau bisa bertahan 1 tahun lebih, berarti sepatu itu tidak nyaman dipakai dari awal (ini aneh ya?), atau ada yang salah dengan sepatu itu, misalnya warnanya terlalu mencolok, dsb.
Pengalaman terakhir, aku membeli sepatu untuk kerja sekitar 1 bulan lalu. mau tau berapa umurnya? hanya sebulan!! padahal sepatu itu hanya kupakai di kantor, tapi tetap saja rusak. kali ini heels-nya copot kayak di iklan Mentos. sedihnya, aku suka sekali sama sepatu itu, warnanya cute, dan terlihat sangat manis di kakiku. mana rencananya, akau mau pakai sepatu itu untuk Final Contest QCC (training di kantorku), yang kebetulan aku adalah MC-nya. tapi apa daya, dia pun rusak!!! sebellll!!! =(
Sekarang aku lagi hunting sepatu lagi nih. Tapi, masih bingung mau sepatu model apa lagi yang pas untukku, dan utamanya yang awet. hehehe...
Oh, sepatuuuuuuuuuuuuuuuu.............