Akhirnya postingan ini muncul juga. Baiklah, dengan keterbatasan yang ada, mari bercerita.. :)
Berangkat dari Jakarta tanggal 5 Juli yang lalu, sekelompok anak muda (ceileh) dan satu tante memutuskan untuk "cabut" ke Vietnam dan Kamboja. Formasi hari itu adalah aku, Mba Sagi, Mba Maitri (keduanya seniorku di Sastra Jepang), plus Tante Endang (tantenya Mba Sagi). Selama keberangkatan, ya biasalah ya. Tidak ada "keajaiban" yang berarti. hehe..
| Makan onigiri dulu, buat ganjel perut.. hahaaha! |
Mendarat di Ho Chi Minh dengan selamat, insiden pertama yang bikin yang lain senewen adalah "drama" hilangnya passport aku. Kebayang dong, kami semua udah males banget harus mengahadap ke Bagian Imigrasi di airport HCM, tapi ternyata si passport cuma keselip. hehe..
| Welcome to Ho Chi Minh!! |
Dari bandara, kami langsung menuju hotel. Oh ya, nama bandara di HCM ini adalah Tan Son Nhat International Airport. Dari gate arrival, kita harus keluar agak jauh untuk mencari taksi. FYI, taksi yang terpercaya di HCM cuma ada dua Mai Linh (Taksi warna hijau-putih ada yang juga yang hijau semua) dan Vina Sun (taksinya dominasi warna putih). Kenapa terpercaya? Karena cuma dua taksi ini yang melayani perjalanan dengan argo, kalo taksi-taksi yang lain, konon kabarnya suka main tembak. hehee..
Pas mau naik taksi dong, si supir kan dengan ramahnya memasukkan tas kami ke bagasi dan membukakan pintu. Sambil mengerjakan itu semua, si bapak supir ngomong sesuatu pake bahasa Vietnam ke kami, dan dengan polosnya aku menjawab, "Oh, okay, no thanks". Dengar aku bilang gitu, si Mba Mai langsung nyeletuk, "Me, dia ngomong pake Bahasa Inggris, dia bilang Welcome to Vietnam!" HAHAHAHAAHAA!!
Singkat cerita, sampailah kami di pitstop kami yang pertama, Antam 2Hotel. Sedikit di luar duagaan, karena hotel ini TERNYATA terletak di tengah-tengah pasar, gak jauh dari lapak pedagang daging sapi. Pas mau masuk aja, kami sampe bingung mau lewat mana. :D
Nunggu sebentar, peserta tur kami yang lain (baca: Mba Yaya, yang tinggal di Jepang, dan baru memutuskan akan join dua minggu sebelum hari H), sudah menanti. Karena lapar, kami langsung cari resto terdekat, dan untungnya ketemulah resto Pho yang nampaknya lezat. hehe.
Ternyata, pas dicoba, rasanya memang enaaakkkk..
Singkat cerita, sampailah kami di pitstop kami yang pertama, Antam 2Hotel. Sedikit di luar duagaan, karena hotel ini TERNYATA terletak di tengah-tengah pasar, gak jauh dari lapak pedagang daging sapi. Pas mau masuk aja, kami sampe bingung mau lewat mana. :D
Nunggu sebentar, peserta tur kami yang lain (baca: Mba Yaya, yang tinggal di Jepang, dan baru memutuskan akan join dua minggu sebelum hari H), sudah menanti. Karena lapar, kami langsung cari resto terdekat, dan untungnya ketemulah resto Pho yang nampaknya lezat. hehe.
Ternyata, pas dicoba, rasanya memang enaaakkkk..
| Ibu penjual Pho yang cantik jelita.. |
| Pho (Vietnam Noodle) |
| Heboh mau beli air minum.. ;D |
Selesai dinner, balik ke hotel, bagi-bagi oleh-oleh, gosip-gosip dikit, kami pun memutuskan untuk tidur lebih cepat. Soalnya, besok pagi mau ke KAMBOJA!!
yeaaayyy!!!


